Rentak kudo budaya kita kerinci
Rentak kudo adalah suatu tarian tradisional yang berasal dari daerah kabupaten kerinci provisi jambi lebih tepatnya berasal dari daerah hamparan rawang,tarian tradisional ini dahulunya adalah salahsatu bentuk perayaan dari masyarakat kerinci terhadap hasil panen yang ia dapatkan,dan seiring perjalanan waktu tradisi ini mulai luntur dan tarian ini di jadikan sebagai hiburan dalam acara pernikahan pada masyarakat kerinci dan acara-acara lainnya.
Mungkin bagi masyarakat kerinci sudah tak asing lagi jika ada pernikahan pasti identik dengan adanya acara rentak kudo,dan biasanya pada acara pernikahan tarian rentak kudo biasanya di adakan pada waktu dini hari dengan alunan musik diiringi dengan nada nada atau pantun, maka dari itu banyak dai pemuda-pemuda setempat terlalu bersenang-senang dan meminum minuman keras,seiring tak sadarkan diri ditambah dibawa dengan alunan musik sering kali lupa diri dan terjadi kericuhan pada acara tersebut,tapi yang ingin saya bagikan disini bukan lah hal negatif nya melainkan banyak hal psitif yang terdapat dalam acara tarian rentak kudo ini,salah satunya beberapa bulan yang lalu di desa rawang pada suatu perayaan desa banyak dari warga kerinci pada umunya adalah petani pergi pagi pulang malam jadi lebih sedikit waktu buat mereka untuk berkumpul atau nongkrng-nongkrng dengan warga setempat dan dengan adanya acara tarian rentak kudo ini semua warga keluar dari rumah dan melakuakan tarian bersama dengan warga lainnya disananlah terlihat kebahagiaan yang terselimuti dari senyuman mereka dan keriangan yang terpanacar dari wajah mereka,bisa bwerkumpul dan bercengkrama dengan semua warga yang ada didesa diselimuiti dengan alunan nmusik dan pantus sambil menari-nari.
Jadi pada intinya banyak sekali hal-hal positif yang bisa kita ambil dari sebuah acara-acara tradisional lainnya dan hendaklah cintai budaya yang ada,karna dengan adanya budaya kita dapat saling menghargai satu sama lain,dan bagi kawan-kawan ya ng ada di kerinci khususnya bagi generasi muda saaat ini mulailah kita menjadi generasi penerus dari budaya yang telah diciptakan oleh lelulur kita dan mari sama-sama kita jaga dan jangan sampai budaya yang kita punya hilang ditelan masa.
Komentar
Posting Komentar